Alam yamg indah dan tanah yang subur merupakan
aset besar bagi desa Tanjung Lipat II, tetapi sayang hal tersebut tidak
didukung dengan adanya prasarana jalan yang baik. Masyarakat desa Tanjung Lipat
II mayoritas mata pencariannya adalah Petani dan mamasarkan hasil taninya
melalui jalan darat, dengan kondisi tidak adanya jalan tembus kedesa tetangga
dan harus menempuh jarak yang jauh untuk sampai kejalan Kecamatan dan harus
memutar melewati
Tampilkan postingan dengan label Best Practice. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Best Practice. Tampilkan semua postingan
Minggu, 19 Januari 2014
Sabtu, 18 Januari 2014
Pembangunan Jalan Pertanian membelah Perkebunan dan sawah
Salah satu komponen PNPM-Mandiri
Perdesaan adalah peningkatan perekonomian
Masyarakat. Infrastruktur yang
berkaitan dengan komponen tersebut adalah pembangunan jalan Pertanian. Dengan
pembangunan jalan Pertanian maka diharapkan pendapatan petani akan meningkat
baik karena harga yang meningkat karena hasil panen yang baik (produksi
meningkat) ataupun karena peningkatan pendapatan karena dapat menekan ongkos
produksi/pemasaran. Salah satu kisah sukses pembangunan PNPM-MANDIRI PERDESAAN
yang dapat memberikan peningkatan pendapatan petani adalah pembangunan jalan Perkerasan
Sirtu sepanjang 1250 m yang
membelah areal persawahan di Desa Lubuk Batil, Kecamatan Bendahara, Kabupaten Aceh
Tamiang. Jalan Pertanian ini dikerjakan oleh Masyarakat yang dikoordinir
oleh TPK dengan total dana Rp. 126.552.000 dan
dtambah dana swadaya.
Jumat, 17 Januari 2014
Terbelahnya Bukit KU...............!!!!
Pada tahun
1926 ada beberapa kuli kontrak yang bekerja di perkebunan karet simpang kiri,
lalu mereka membuka lahan, dengan 25 orang mereka membuat pemukiman di
pinggiran kebun simpang kiri, di daerah tersebut terdapat pohon besar yaitu
pohon pakel (mancang), lalu pemukiman itu diberi nama kampung pakel dengan
jumlah penduduk sekitar 25 KK yang di kepalai seorang kepala desa yang bernama
reso pewiro.
Kamis, 16 Januari 2014
Jalan Terbuka Menuju Harapan
Terjadinya
pemekaran wilayah di beberapa daerah adalah merupakan awal dari
sebuah Kecamatan dari jumlah
desa atau kampung yang ingin
mencapai kemandirian dalam menata perilaku kehidupan masyarakat khususnya dalam
pembangunan. Namun pemekaran tersebut belum berarti apa-apa jika tidak diisi
oleh pembangunan fisik dan mental masyarakat itu sendiri secara konprehensif
dan merata di segala lini dan aspek dari pembangunan yang adil. PNPM-MPd dan
BKPG adalah program yang dibangun ditengah –tengah derap langkah pembangunan.
Kedua program tersebut merupakan wadah pembangunan yang berbasis masyarakat.
Pembangunan itu tidak begitu saja lahir tanpa adanya proses, Tahapan demi
tahapan diikuti dan dilalui seiring dengan waktu yang berjalan. Kedua program
tersebut telah menawarkan beberapa alternatif bagi masyarakat terutama yang
tinggal diperdesaan dalam pembangunan. Dengan tidak mengurangi jasa dari para
pendiri pemekaran tadi pembangunan
mutlak sangat dibutuhkan. Kehadiran Program menjawab kebutuhan yang ada di
tengah–tengah masyarakat terutama yang tinggal dan hidupnya di Desa. Program selalu memberikan dana stimulan
atau dana perangsang yang diperuntukkan pada pembangunan-pembangunan yang menjadi
prioritas kebutuhan masyarakat. Salah satu desa atau Kampung yang ada di
wilayah Kecamatan Karang Baru mendapat bantuan alokasi dana baik PNPM-MPd
maupun BKPG di Tahun 2013 ini yaitu Desa / Kampung Bukit Keranji. Masyarakat
Desa / Kampung Bukit Keranji sangat beterimakasih pada Pemerintah baik Pusat
maupun Daerah yang telah memberikan bantuan dana untuk pembangunan melalui
kedua program tersebut. Atas kepercayaan
yang diberikan pemerintah Pusat dan Daerah dalam mengelola dana yang
dialokasi kepada Desa tersebut tentunya sangat berarti bagi masyarakat setempat
, setidaknya member ruang dan peluang bagi masyarakatnya untuk membangun
pembangunan seutuhnya. Partisipasi masyarakat Bukit Keranji dalam membangun
Kampung nya sendiri sangat tinggi.
Rabu, 15 Januari 2014
Saluran Beton Untuk Kehidupan Yang Lebih Baik
Dewasa
ini, masyarakat sangat diberikan kemudahan dengan berbagai fasilitas yang
melingkupi sarana dan prasarana agar mempermudah aktifitas sehari-hari.
Pesatnya kemajuan teknologi telah banyak memberi sumbangsih dalam hal merubah
gaya hidup dan pola pikir masyarakat. Sehingga segala permasalahan dapat
diselesaikan dengan cara cepat dan mudah. Namun demikian, kemudahan teknologi
tersebut tidak dapat dirasakan oleh semua masyarakat. Salah satunya adalah
kesejahteraan masyarakat yang masih jauh dari rata-rata. Begitu Pula dengan
kesehatan, banyak warga desa yang tidak memperdulikan kesehatan lingkungan
dimana mereka tinggal sehingga dampaknya akan berpengaruh pada kesehatan mereka
sendiri. Seperti salah satu desa di kecamatan karang baru ini yaitu desa
Afdheling Slele di desa itu masih kurang sekali prasarana saluran beton,
padahal saluran beton ini sangat banyak manfaatnya karena dapat mengalirkan air
limbah rumah tangga ke saluran pembuangan akhir atau sungai. Karena selama ini
warga desa Afdheling Slele banyak yang membuang limbahnya ke sebuah penampungan
yang ada di halaman rumahnya masing-masing sehingga menyebabkan air tergenang
dan inilah yang menjadi salah satu sumber penyakit.
Berikut
foto hasil kegiatan BKPG 2013 Desa Afdheling Slele yang didanai oleh BKPG Tahun
Anggaran 2013 :
Selasa, 14 Januari 2014
Selamat Tinggal "PAUD" Tua
Alat alat
permainan edukatif tampak tersusun di dinding bangunan yang lapuk dan penuh
lubang lubang karena termakan usia. Tampak juga hiasan hiasan yang terbuat dari
kertas manila yang berwarna – warni berbagai macam bentuk disamping untuk
hiasan juga sebagai media edukasi bagi murid – murid TPA.
Senin, 13 Januari 2014
Kentongan kayu tua saksi sejarah….
Saat ku jejakkan
kaki di desa ini..yang terlihat bangunan-bangunan los pasar yang tak
termanfaatkan. Mubazirr…gumamku…namun takkala ku lihat sebuah bangunan kayu
yang bisa dikatakan hampir reok dengan kentongan kayu pertanda masuk jam
belajar mengajar…”hemm unik masih ada ya zaman gini benda kayak gini” pikirku.
Namun sayang pada saat saya hadir kesana bukan merupakan jam belajar mengajar
bagi murid TPA di desa Suka Rahmat ini, sehingga tidak terlihat aktifitas
mereka. Hanya meja kursi, kentongan kayu dan papan tulis lusuh terkena kapur
yang sudah ratusan kali bahkan ribuan kali dihapus.
Minggu, 12 Januari 2014
Musim Hujan Kini Bukan Lagi Kendala
Kampung
Benua Raja kecamatan Rantau kabupaten Aceh Tamiang adalah salah satu kampung
yang berbatasan langsung dengan kecamatan Kota Kuala Simpang, jarak tempuh dari
Benua Raja ke pusat Kota Kuala Simpang hanya memakan waktu ± 5 menit. Secara
geografis Kampung Benua Raja terletak di daerah strategis, yaitu di lintas Opak
- Kota Kuala Simpang. Namun, wajah berbeda akan ditemui jika kita berjalan
menyusuri lorong-lorongnya, karena di sana banyak ditemui sarana infrastruktur
yang sudah rusak, khususnya jalan. Salah satu penyebab rusaknya badan jalan
adalah kurang maksimalnya fungsi drainase di sepanjang jalan dan kurang
mendukungnya struktur jalan yang sebagian besar masih terdiri dari jalan tanah
dan perkerasan sirtu.
Sibening Pengubah Kekelaman
Berawal
dari perjalanan penulis melintasi sisi
kecamatan seruway bagian timur dari ibukota kecamatan penulis melihat satu sisi kehidupan dari
penduduk yang tidak pantas untuk desa yang berada disisi sungai besar yang
membelah Kabupaten Tamiang. Desa yang dari awalnya bernama Gelung yang
mayoritas penduduknya ber-etnis melayu yang lebih sering disebut dengan
nama “urang kampoeng” yang menurut
sejarah berasal dari pecahan kesultanan siak. Serta dengan penduduk yang
mayoritas bermata pencaharian sebagai pelaut membuat penduduk desa khususnya kaum laki-laki kurang memiliki waktu untuk
Sabtu, 11 Januari 2014
Hilangnya Trauma Perjalan Dikampungku
Sarana Yang sangat Diutamakan disuatu daerah ialah JALAN. Dengan
Adanya Jalan maka Transportasi perjalan didaerah akan mudah ditempuh. Kampungku
yang terpencil dari Kecamatan Kejuruan Muda yang melewati tiga Kampung
sebelumnya dari kecamatan serta melewati kebun-kebun sawit dan melewati
bebukitan, baru akhirya menjumpai kampungku adalah Kampung Gerenggam yang
berbatasan seb
Bersama Kita Lebih Baik
Alhamdulillahhirabbil
‘alamiin, Puji syukur ke hadirat Allah
SWT,yang telah memberi rahmat dan hidayahNya kepada kami untuk menyelesaikan
tulisan ini, serta salawat dan salam kepada Nabi Besar Muhammad SAW, selakuNabi
dan Rasul dan Akhir zaman. Adapun artikel ‘Best Practise’ ini menceritakan
proses kegiatan pembangunan prasarana jalan dan jembatan di desa Wonosari yang
terletak di kecamatan Tamiang Hulu kab. Aceh Tamiang.
Desa
Wonosari yang berada di ujung barat kecamatan Tamiang Hulu berbatasan langsung
dengan kecamatan Bandar Pusaka yaitu desa Jambo Rambong. Desa yang dipimpin
oleh Datok Zulkarnaini ini merupakan kesatuan dari dusun Rejodadi, dusun
Rejomulyo, dan dusun Rejosari. Adapun mata pencaharian utama penduduk desa ini
adalah sektor perkebunan. Selain itu juga sebagian penduduknya berpofesi
sebagai pegawai negri dan pedagang penampung. Kondisi social ekonomi desa
Wonosari cukup merata, walaupun hanya dengan dukungan infrasruktur sarana dan
prasarana yang sangat minim. Kondisi prasarana transportasi di desa ini hampir
tidak pernah tersentuh dengan program pembangunan pemerintah, baik pada jalan
di dalam desa maupun jalan penghubung dengan Ibikota kecamatan dan juga Ibukota Kabupaten berada dalam kondisi yang
sangat memprihatinkan.
Jumat, 10 Januari 2014
Si Reot Tinggal Kenangan
Berjalan
melintasi indahnya panorama aceh tamiang sampai ke perbatasan langkat tamiang
seakan-akan kita tidak pernah menyadari dibalik hiruk pikuk dan dan hilir mudiknya
sebuah kabupaten yang tampak tak pernah mati, tanpa kita sadari ada sebuah desa
yang berada di bawah pemerintahan kecamatan kejuruan muda yang nota bene adalah
kecamatan yang bisa dikatakan tua karena dari kecamatan inilah telah terjadi
pemekaran kecamatan-kecamatan yang ada di dalam pemerintahan kabupaten aceh
tamiang. Dari sebuah kecamatan yang berbatasan lansung dengan propinsi tetangga
yaitu Sumatra utara membuat kecamatan ini dihuni beragam etnis yang multi
kompleks sehingga dapat dikatakan tidak ada etnis yang merasa menjadi penduduk
asli dikecam
Langgar Tua Berubah Menjadi Gedung TPA
Desa
Meunasah Paya terletak di Kecamatan Manyak Payed Kabupaten Aceh Tamiang. Jarak
dari ibu kota kecamatan kurang lebih sekitar 8 km. Desa ini merupakan salah
satu desa tertinggal dari pembangunan terutama bidang pendidikan. Untuk tingkat
sekolah dasar dan sekolah menengah masih harus ke desa tetangga yaitu Kampung
Mesjid.
Terciptanya Lapangan Kerja Selain...
Dari hari ke hari kebutuhan hidup harus terpenuhi
baik untuk diri sendiri dan untuk keluarga, anak membutuhkan baiaya untuk bisa
untuk menempuh pendidikan, biaya untuk kebutuhan hidup semakin sulit untuk
didapatkan lapangan kerja semakin susah kadang masyarakat melakukan apa saja
asal bisa memenuhi biaya kebutuhan hidup, kadang masyarakat melakukan yang
dilarang agama dan Negara di antaranya, menjual ganja, minuman, judi dan
sebagainya yang lain demi untuk bisa memenuhi kebutuhan hidupnya sehari hari,
pada jaman sekarang yang serba sangat sulit mendapatkan pekerjaan.
Namun dalam hal ini pemerintah harus pro aktif
dalam menciptakan lapangan kerja untuk bisa memenuhi kebutuhan hidup masyarakat
melalui PNPM–MP Pemerintah menciptakan lapangan kerja yang dimulai dari
perencanaan dari masyarakat, pengawasan, pelaksaan dan bangunan untuk
masyarakat. Di Kampong Sampaimah terdanai PNPM–MP pada Tahun Anggaran 2013,
melalui proses yang telah ditentukan oleh PNPM–MP masyarakat terlibat langsung
dalam pelaksaan fisiknya, sehingga menjadi lapangan kerja bagi masyarakat untuk
bisa memenuhi kebutuhan hidup sehari -hari dan untuk bisa biaya sekolah anak-anak
mereka.
…..Tetap Bertahan PNPM–MP…..salam kompak…….Asnawi,
ST ( FT Kecamatan Manyak Payed Aceh Tamiang ).
Kamis, 09 Januari 2014
Kunanti Jalan Semenjak Dulu Sekarang baru terujud, dari jalan tak berbatu kini jalan sudah bertasirtu
Masalah transportasi merupakan masalah yang harus ditanggulangi
secara menyeluruh oleh pemerintah, masyarakat, pihak swasta, maupun kelompok
peduli. lainnya adalah salah satu program penanggulangan bagi pemerintah dan
masyarakat guna menyelesaikan persoalan transportasi mulai untuk petani yang
sangat membutuhkan untuk membawa hasil panen mereka dan untuk kebutuhan
lainnya, di Kecamatan Banda Mulia dan Desa Matang Seping salah satu Desa yang dulu jalan susah untuk dilewati dan sekarang sudah terujud impian para petani
desa untuk bisa menikmati kemudahan trasportasi. Dan Masyarakat desa sangat
antusias dalam bekerja walaupun ditengah tariknya matahari yang memanasi bumi
ini, tetap semangat..
Punggungku Pun Tak Lagi Nyeri
Membicarakan kemiskinan memang
tiada habisnya untuk ditulis, begitu juga masyarakat yang berada di Kampong Purwodadi
Kecamatan kejuruan muda.
Sumi begilahlah Nama yang diberikan
orang tuanya 50 tahun yang lalu telah bekeluarga dan di karunia 3 (tiga) orang
anak, untuk memenuhi hidupnya beliau berdagang makanan yang dijajakan keliling kampong
dengan mengendong barang
Rabu, 08 Januari 2014
Saluran Beton Pencegah Banjir Desa
Saluran Beton (Drainase) Merupakan sarana pelengkap dari pada
pembangunan jalan, baik itu jalan perkerasan, jalan aspal, dan jalan
jenis-jenis jalan lainnya. Di Negara Indonesia ini masih sangat kurang
perhatian warga negaranya untuk betapa pentingnya kebersihan lingkungan,
terutama dalam pemeliharaan saluran contohnya, yang apabila tidak dijaga akan
mengakibatkan timbulnya penyakit demam berdarah, malaria maupun
penyakit-penyakit lain yang penyebabnya dari nyamuk-nyamuk yang berkembangbiak
dari genangan air disaluran tersebut. Negara Indonesia ini memang Negara yang
belum bisa dikatagorikan maju apabila warga negaranya belum sadar akan
kebersihan, jauh memang apabila kita bandingkan dengan Negara-negara di Asia Tenggara,
bisa kita bilang dengan Negara Singapure, Malaysia, Brunai Darussalam, Thailand
dan Negara-negara Asia lainnya.
KTP, Kader Teknik Pemberdayaan
Jam 9 Pagi. Aula kantor
Datok di dusun jawa Desa Babo kecamatan Bandar Pusaka Kabupaten Aceh Tamiang
tidak terlihat lengang. Ketika saya membelokkan sepeda motor, terlihatlah dalam
tatapan mata saya, seorang pemuda sedang membaca buku. Buku bacaan “Kader
Teknik” itu sembari tidur-tiduran(kalau tidur beneran kan nggak bias baca buku
ya?). Sedetik menjelang saya melangkahkan kaki, hati saya berdetak kencang. Disiang
hari yang cerah itu, kenapa dia justru tidur-tiduran? Padahal, dia sedang
membaca buku bertema luar biasa, dan mengandung makna dahsyat : Kader Teknik
Pemberdaya Masyarakat Desa !
Usaha Toko Serba Ada
TEKUN, SABAR DAN BERANI
MENCOBA, adalah kata kunci sebagai modal utama ibu Sriyana menjalankan usaha
Toko Gosir Serba ada nya. Lokasi yang stategis di pusat kecamatan merupakan
faktor keberuntungan juga sehingga dari jualan kecil-kecilan makanan ringan dan
sedikit sembako sekrang sudah bisa dibilang menjadi toko serba ada.
Selasa, 07 Januari 2014
Runtuhnya Jambo Rujak
Siti tersenyum
puas dengan hasil jerih payahnya. Cafe 'Pasiran' nya penuh dengan pengunjung.
Pelayannya pun bekerja dengan semangat juang. Tidak hanya menyediakan rujak
saja, tetapi lengkap dengan minuman segar aneka juice serta mie bakso. Tidak
pernah diperkirakan oleh Siti, usahanya yang semula hanya "jambo
rujak", sekarang sukses menjadi cafe favorit di kecamatan Seruway
kabupaten Aceh Tamiang. Taraf hidup keluarganya pun meningkat menjadi lebih
mapan.